BradBerry
Dokter Tertua di Dunia Yang Masih Praktek

Dr. Walter Watson, atau biasa dipanggil Papa Doc, adalah dokter tertua di dunia yang masih membuka praktek. Saat tulisan ini dibuat, Dr. Watson masih membuka praktek di Augusta, Georgia, Amerika Serikat. Selama karirnya sebagai dokter spesialis kandungan, ia sudah membantu lebih dari 18.000 kelahiran bayi. Saat ini, ia memang sudah tidak melakukan hal itu lagi, tapi ia masih aktif memberi konsultasi kesehatan kandungan.

Menjunjung Nilai Hidup Mulia

Papa Doc adalah seorang pekerja keras. Ia masuk Medical College of Georgia pada 1939. Selama 7 tahun, ia bekerja di peternakan agar dapat menabung setidaknya 50 sen tiap hari untuk biaya sekolahnya itu. Kerja kerasnya berhasil hingga akhirnya ia resmi menjadi dokter pada Mei 1947.

Dengan gelar dokter kandungan, ia membantu kelahiran banyak bayi di kota itu. Selama 63 tahun, ia sudah membantu melahirkan 3 generasi bayi! Bayangkan, nenek Anda dan Anda kelahirannya dibantu oleh dokter yang sama! Tak heran jika Papa Doc kini banyak memiliki rekan satu profesi yang dulu ia bantu kelahirannya. Bahkan, ada juga seorang pasiennya yang bernama Sabra Allen (77 tahun), yang Papa Doc tangani selama 59 tahun, dimana ia sudah membantu kelahiran 17 anggota keluarganya ( 5 anak dan 12 cucu)!

Bagi Papa Doc, pekerjaan, keluarga, gereja, serta masyarakat adalah pilar-pilar penopang hidupnya. Meski sudah berhenti membantu proses persalinan atau operasi sejak 1996, tapi Papa Doc masih aktif di klinik untuk menemui pasien-pasiennya yang ingin berkonsultasi, setidaknya 5 pasien setiap harinya. Setiap hari, ia bangun pada Pk. 6.45 dan sampai di rumah sakit pada Pk. 8.30. Mengenai alasan ia tetap menekuni pekerjaannya, ia berkata, “Karena tak ada yang lebih menakjubkan dari menjadi saksi lahirnya satu kehidupan.”

Ia belum berencana pensiun meski saat ini ia sudah mengalami sedikit gangguan penglihatan dan pendengaran. “Saya menyukai hiruk pikuk dunia medis dan saya suka bertemu dengan banyak orang. Itulah alasan saya bangun tiap pagi,” katanya. Lagipula, ia masih ingin mengalahkan pemegang rekor dokter tertua di dunia yang masih praktek hingga usia 102 tahun yang pernah dipegang oleh Dr. Leila Denmark.


Ulang Tahun Ke-100

Pada ulang tahunnya ke-100, Februari 2010 lalu, diadakan pesta di pusat kesehatan wanita di rumah sakit setempat. Banyak orang memberi selamat dan penghargaan. Mereka memakai stiker bertuliskan “Bayi Weatson” atau “Ibu dari Bayi Watson”, bahkan beberapa memakai keduanya. Kini, nama Papa Doc telah diabadikan menjadi nama pusat kesehatan wanita di University Hospital, Georgia dan sebuah patung perunggu dirinya didirikan di sana. Rekannya, Dr. Michael McDonough berkata, “Etika kerjanya sungguh tidak tertandingi.”


Ya, kisah Dr. Walter Watson atau Papa Doc bukan sekedar kisah dokter tertua, tapi lebih dari itu adalah inspirasi tentang dedikasi yang tak kenal waktu. Satu hal yang membuat Dr. Watson tak pernah berhenti berkarya adalah karena ia mencintai apa yang ia kerjakan, dan mengerjakan apa yang ia cintai. Rasa cintalah yang membuat seseorang memiliki passion dalam melakukan sesuatu. Demikian juga kita, cintai dulu pekerjaan kita, maka tak akan ada kata menyerah, berhenti, apalagi putus asa!


Dari berbagai sumber
Oleh: THS
Follow: @hwisiong

"A life spent making mistakes is not only more honourable, but more useful than a life spent doing nothing." - George Bernard Shaw

Just Visit :)

"The biggest adventure you can ever take is to live the life of your dreams." - Oprah Winfrey
"Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever." - Mahatma Gandhi
My first tumblepost

This is my very first tumblepost. Well, kinda dizzy a bit, but hope everything is going to be as smooth as silk :)

Its just us!

Its just us!